• Berita

    Proyek Listrik 35000 MW Kembali Dilanjutkan

    Para investor listrik kini bisa berlega hati. Pemerintah membatalkan kebijakan penundaan proyek pembangkit listrik sebesar 15.200 megawatt (MW). Beberapa bulan yang lalu, pemerintah mengumumkan untuk menunda proyek senesar itu guna menurunkan defisit neraca dagang alias current account deficit (CAD). Hanya, protes keras pengusaha mengular membuat pemerintah melunak dengan memutuskan hanya menunda proyek listrik sebeesar 4.640 MW. Kabar terbaru yang sampai ke berbagai media, seluruh proyek listrik akan dilanjutkan, baik proyek yang belum ? nancial close maupun dalam proses konstruksi. Artinya mega proyek listrik sebesar 35.000 MW berlanjut. Direktur Jenderal Ketena- galistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Andy Noorsaman Sommeng menegaskan, kemungkinan semua proyek listrik akan berlanjut. Ini dengan mempertimbangkan…

  • Berita,  Keuangan

    Pasar Saham dan Keuangan Mulai Membaik

    Mulai pekan ini, perang dagang antara dua kekuatan ekonomi dunia, Amerika Serikat vs China, resmi berkobar. Terlepas dari panasnya kobaran perang antar adidaya itu, periode trade war ini justru menghilangkan satu ketidakpastian yang selama ini membayangi pasar global. Pun secara umum, ketidakpastian di pasar keuangan berangsur-angsur turun pada pekan ini. Sebab, The Fed akan menaikkan suku bunga pada rapat pekan ini, dan masih menyisakan satu kali lagi pada Desember nanti. Memang, di dalam negeri masih ada sentimen tahun politik. Tapi, pelaku pasar yakin, kampanye akan berjalan tenang dan lancar. Itu sebabnya, pasar disinyalir lebih tenang di kuartal terakhir ini. Head of LOTS Services Lotus Andalan Sekuritas Krishna Dwi Setiawan menilai,…

  • Berita,  Kesehatan

    Asuransi Jiwa Semakin Diminati Berkat Inovasi Produk

    Bisnis asuransi jiwa syariah diprediksi masih tumbuh di tahun ini. Sejumlah perusahaan mengembangkan produk yang inovatif guna memacu pendapatan premi. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sampai Juli 2018, kontribusi bruto asuransi jiwa syariah naik 35,33% year on year menjadi Rp 7,89 triliun. Sementara kontribusi bruto asuransi umum syariah turun tipis jadi Rp 1,05 triliun. “Hal ini karena produk asuransi jiwa syariah lebih banyak berkembang dibanding yang umum syariah,” kata Ketua Umum Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) Ahmad Sya’roni. AASI optimistis, sampai akhir tahun ini produk yang menyasar kalangan individu akan tumbuh tinggi, seiring dengan tingginya minat masyarakat terhadap produk unitlink syariah. Penetrasi asuransi syariah pun diharapkan meningkat. “Saat ini penetrasi…

  • Bisnis

    Nasabah memilih kredit investasi karena sudah mapan

    Potensi pertumbuhan pembiayaan modal kerja melambat tahun ini. Penyebabnya, nasabah lebih tertarik memanfaatkan pembiayaan investasi. Suwandi Wiratno Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) bilang, pembiayaan modal kerja melambat dari 2016 ke 2018. OJK mencatat, hingga Juli 2018, pembiayaan modal kerja multifinance Rp 23,68 triliun, minus 0,46% secara tahunan. Sedang pembiayaan investasi senilai Rp 127,54 triliun, atau naik 14,45% year on year (yoy). “Kondisi ekonomi makin bagus, jadi kebutuhan nasabah bukan lagi modal kerja, tapi investasi jangka panjang,” kata Suwandi, Senin (24/9). Ia mencontohkan, di 2016 nasabah membutuhkan modal kerja untuk merintis usaha. Setelah beberapa tahun, nasabah itu sudah mapan dan bisa menginvestasikan hasil usahanya. Meski pembiayaan modal kerja cenderung…

  • Berita

    Ironi Persoalan Defisit BPJS Kesehatan

    Defisit terus menghantui keuangan BPJS Kesehatan. Solusi yang diambil peme- rintah sangat lambat hingga defisit sudah semakin melebar hingga mengganggu operasional fasilitas kesehatan. Pihak rumah sakit mulai kelimpungan karena tunggakan belum dibayar. Akibatnya, mutu pelayanan kesehatan rakyat makin terpuruk. Langkah Presiden Joko Widodo yang mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang pemanfaatan cukai rokok dari daerah untuk menutup defisit keuangan Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak efektif untuk mengatasi masalah defisit. Adapun mekanisme penerapan kebijakan itu, dari 50% penerimaan pajak rokok daerah, 75% untuk menutup defisit BPJS Kesehatan juga belum ada kepastian seberapa besar angkanya. Perpres tersebut justru membuka persoalan baru terkait dengan melemahnya komitmen negara tentang bahaya merokok dan usaha…

  • Asuransi

    Tips Memimilih Produk Asuransi Pendidikan Yang Bagus dan Tepat

    Tips memilih produk asuransi pendidikan yang bagus ini sangat berguna bagi orangtua yang sedang mencarikan produk asuransi pendidikan untuk anak tercinta. Bukan sebuah hal yang aneh apabila kini asuransi pendidikan kian diburu orang tua, sebab setiap orangtua tentunya ingin memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak tercintanya. Salah satu cara yang ditemouh orangtua agar pendidikan anak terjamin dan aman dengan menjadi nasabah pada salah satu agen asuransi pendidikan. Meski ada produk tabungan pendidikan mayoritas orangtua tetap memilih menggunakan asuransi. Sebab dalam asuransu terdapat biaya tanggungan tambahan apabila pemegang polis meninggal dunia selama kontrak asuransi masih berlaku. Lalu bagaimana sih cara memilih asuransi pendidikan anak yang bagus mengingat di Indonesia banyak sekali…

  • Karpet

    Karpet Masjid Yang Paling Laku Dikota Depok

    Karpet Masjid Yang Paling Laku – Sarana prasarana dalam masjid tentunya memiliki peran yang sangat penting demi kenyamanan dalam melaksanakan ibadah bagi para umat muslim. Salah satunya adalah karpet masjid. Karpet ini tentunya berguna sebagai dasaran sehingga ketika ada salah satu jamaah yang tidak membawa sajadah akan terhindar dari lantai masjid yang dingin dan juga kotoran yang menempel di lantai masjid. Sementara itu di daerah Depok sendiri juga masjidnya telah lama didasari dengan karpet masjid. Orang di sekitar sana biasanya membelinya pada agen yang jual karpet masjid di Depok secara langsung dari tokonya maupun secara online. Bagi Anda yang tertarik ingin membelinya, mari langsung saja simak ulasannya berikut ini. Ini…

  • Bisnis

    Belanja Iklan Digital Tembus US$ 100 Milliar

    Belanja pemasaran digital di Amerika Serikat (AS) dan Inggris pada tahun lalu meningkat 44% menjadi US$ 52 miliar. Studi memperkirakan, belanja pemasaran digital secara global mendekati US$ 100 miliar. Bagi para pebisnis, daya tarik dari pemasaran secara digital adalah gayanya yang berbeda dengan pemasaran konvensional. Marketing technology (martech) memungkinkan pemilik merek untuk menargetkan konsumen secara langsung melalui media sosial serta mengoptimalkan mesin pencari atau asisten suara, seperti milik Amazon. Pertumbuhan belanja digital mencerminkan keinginan mengambil fungsi tim pemasaran konvensional. Tapi di sisi lain, iklan online rawan disalahgunakan. Procter & Gamble (P&G) dan Unilever, misalnya, mengklaim berupaya melindungi konsumennya dari penipuan iklan online. Perusahaan itu mencari cara untuk memiliki kontrol yang…

  • Berita

    Daftar Tagihan Utang ke AISA Diluar Dugaan

    Bak cerita bersambung, kasus restrukturisasi utang lewat Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) atas empat entitas anak PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) terus menyuguhkan kejutan. Yang terbaru nilai tagihan dari AISA melambung. Adapun da l am proses PKPU, tagihan membesar lantaran datang dari perusahaan terafilisasi. Kedok itu terbuka pasca permohonan PKPU oleh PT Hardo Soloplast dengan no perkara 15/Pdt.SusPKPU/2018/PN Niaga Smg dikabulkan 9 Agustus 2018 lalu. Permohonan ini melibatkan empat entitas anak usaha AISA yakni PT Sukses Abadi Karya Inti; PT Dunia Pangan; PT Jatisari Srirejeki; dan PT Indo Beras Unggul. Padahal, dalam permohonannya, Hardo Soloplast hanya menagih utang ke Sukses Abadi Rp 46,5 juta dari utang produksi karung…

  • Berita

    IDI Mengusulkan Premi BPJS Dinaikan

    Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menilai dana talangan pemerintah tak menyelesaikan de?sit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Pun halnya alokasi pajak rokok untuk menambal de?sit institusi ini, tak memberikan solusi untuk jangka panjang. Untuk itu, IDI mengusulkan pemerintah menaikkan tarif premi kepesertaan BPJS Kesehatan bagi non Penerima Bantuan Iuran (PBI). “Pemerintah harus mencari penyelesaian masalah de?sit yang tetap,” kata Ilham Oetama Marsis, Ketua IDI di Kantor Presiden usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Senin (24/9). Pertimbangan rekomendasi IDI, mayoritas peserta non PBI atau mandiri adalah orang yang yang berkecukupan, sehingga tak akan ada masalah bila premi ini dinaikkan. “Jadi, selama ini masyarakat berkecukupan mendapatkan premi yang sama dengan masyarakat…